Sabtu, 22 Oktober 2011

tugas 2 (SIM)

1.Informasi merupakan salah satu sumber daya penting dalam suatu organisasi,digunakan sebagai bahan pengambilan keputusan. Sehubungan dengan hal itu, informasi haruslah berkualitas. Menurut Burch dan Grudnitski (1989), kualitas informasi ditentukan oleh tiga faktor, yaitu relevan, tepat waktu, dan akurat.

Akurasi berarti bahwa informasi bebas dari kesalahan. Relevansi berarti bahwa informasi benar – benar berguna bagi suatu tindakan keputusan yang dilakukan oleh seseorang. Tepat waktu berarti informasi dating pada saat dibutuhkan sehingga bermanfaat untuk pengambilan keputusan.

Untuk mempermudah bagi para pekerja di suatu organisasi dalam memperoleh informasi, teknologi informasi biasa dilibatkan. Secara lebih khusus organisasi umumnya menerapkan sistem informasi.

Apakah sebenarnya sistem informasi itu? Menurut Alter (1992), sistem informasi adalah kombinasi antar prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuan dalam sebuah organisasi.

2.Suatu informasi dapat dikatakan memiliki manfaat dalam proses pengambilan keputusan apabila infromasi tersebut mempunyai kualitas dan nilai. kriteria kualitas informasi adalah :
1. accurate, yang berarti infromasi harus tidak biasa atau menyesatkan dan bebas dari kesalahan
2. up todate, yang berarti informasi yang sampai kepada penerima tidak boleh terlambat. Misalnya nilai informasi saat ini adalah karena harus cepatnya informasi tersebut didapatkan, sehingga diperlukan teknologi mutakhir untuk mendapatkan, mengolah dan mengirimkannya.
3. detail, segala informasi yg diterima haruslah mencakup seluruh isi informasi tersebut supaya pesan yang disampaikan dapat dimengerti dengan baik.

3.Informasi yang dibutuhkan oleh seorang TM biasanya bersumber dari hal-hal yang berada di luar perusahaan (eksternal) yang secara langsung maupun tidak langsung mempengaruhi jalannya bisnis. Contohnya adalah keadaan pasar (market), kecenderungan ekonomi (trend), gejala-gejala sosial masyarakat, kedatangan para pesaing baru, kebijakan pemerintah, dan lain sebagainya. Bagi seorang MM, informasi eksternal maupun internal dibutuhkan untuk menunjang aktivitas sehari-hari. Contoh informasi dari luar perusahaan yang dibutuhkan adalah mengenai jenis-jenis bahan mentah atau bahan baku beserta kualitas dan harganya, teknologi baru penunjang penciptaan produk atau jasa, dan lain sebagainya. Sedangkan contoh informasi internal yang dibutuhkan adalah seperti stok barang di gudang, service level kepada pelanggan, dan lain sebagainya. Lain halnya dengan LM yang lebih membutuhkan informasi berkaitan dengan internal perusahaan, seperti utang pelanggan yang telat dibayar, pesanan yang belum dikirim,ketersediaan sumber daya manusia untuk produksi, dan lain sebagainya.

1 komentar: